mediajejakdigital.com | SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan Program Parkir Wisata SOMEAH sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan dan penataan kawasan wisata. Program tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., di kawasan Pantai Istana Presiden (IP) Citepus, Palabuhanratu, Senin (3/8/2026).
Peluncuran program ini mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP. Menurutnya, penataan sistem parkir merupakan salah satu elemen penting dalam menciptakan destinasi wisata yang tertib, aman, nyaman, sekaligus mampu meningkatkan daya tarik sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi.
Program SOMEAH, yang merupakan singkatan dari Sopan, Aman, Endah, dan Amanah, dirancang sebagai upaya pembenahan tata kelola parkir di kawasan wisata, khususnya di wilayah pantai selatan. Melalui program tersebut, area parkir tidak hanya difungsikan sebagai tempat kendaraan berhenti, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan prima yang memberikan kesan positif kepada wisatawan sejak pertama kali tiba di lokasi wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., menjelaskan bahwa penataan parkir menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan di destinasi wisata. Oleh karena itu, setiap pengelola parkir didorong untuk memenuhi berbagai ketentuan, mulai dari memiliki perizinan resmi, menggunakan atribut petugas yang jelas, memberikan karcis parkir, menerapkan tarif sesuai aturan, hingga menjamin keamanan kendaraan para pengunjung.
Sebagai tahap awal pelaksanaan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan 13 destinasi wisata sebagai proyek percontohan (pilot project) dari total 58 titik pengelolaan parkir yang telah teridentifikasi di kawasan wisata pantai selatan. Program tersebut nantinya akan diperluas secara bertahap ke kawasan wisata lainnya di Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengatakan bahwa Sukabumi memiliki potensi pariwisata yang sangat besar melalui kekayaan alam dan budaya yang dikenal dengan konsep Gurilapss (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai, dan Seni Budaya). Potensi tersebut, menurutnya, harus didukung dengan pelayanan yang profesional agar mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.
Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga dipengaruhi oleh keramahan pelaku wisata, ketertiban pengelolaan parkir, kebersihan lingkungan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Ketika wisatawan mendapatkan pelayanan yang baik, mereka akan membawa pengalaman positif dan secara tidak langsung ikut mempromosikan Kabupaten Sukabumi kepada wisatawan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan Program Parkir Wisata SOMEAH memerlukan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak. Menurutnya, destinasi wisata yang berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan panorama alam, tetapi juga harus didukung oleh pelayanan yang ramah, lingkungan yang bersih, fasilitas yang tertata, serta sistem pengelolaan yang profesional.
Program ini juga selaras dengan gerakan Someah ka Alam, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan pengelolaan sampah di kawasan wisata agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi para pengunjung.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan secara simbolis dokumen perizinan parkir kepada perwakilan pengelola wisata sebagai tanda dimulainya implementasi Program Parkir Wisata SOMEAH.
Adapun 13 lokasi yang ditetapkan sebagai proyek percontohan meliputi Pantai Pangumbahan, Pantai Palangpang, Puncak Darma, Puncak Aher, Sangrawayang, Pantai Batu Bintang, Gado Bangkong, Pantai Istana Presiden, RTH Citepus, Al-Istiqomah, Geyser Cisolok, Pantai Kebon Kelapa, serta satu kawasan wisata lainnya yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap kualitas tata kelola parkir di kawasan wisata semakin meningkat sehingga mampu menciptakan pelayanan yang lebih profesional, aman, tertib, dan nyaman. Dengan demikian, sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.




