mediajejakdigital.com | sukabumi – RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat melalui penyuluhan mengenai tanda bahaya kehamilan. Kegiatan yang berlangsung di Klinik Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil agar mampu mengenali gejala berbahaya sejak dini sehingga dapat segera memperoleh penanganan medis.
Penyuluhan disampaikan oleh Dokter Muda Stase Obstetri dan Ginekologi di bawah bimbingan dr. Nilakusuma, Sp.OG. Materi yang diberikan menitikberatkan pada pentingnya deteksi dini terhadap kondisi yang berpotensi membahayakan ibu maupun janin selama masa kehamilan.
Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan sejumlah tanda bahaya kehamilan yang perlu segera mendapat perhatian, di antaranya perdarahan dari jalan lahir, nyeri perut hebat, sakit kepala berat disertai pandangan kabur, pembengkakan pada wajah dan tangan, demam tinggi, keluarnya cairan ketuban sebelum waktunya, hingga berkurangnya gerakan janin. Apabila mengalami salah satu dari kondisi tersebut, ibu hamil dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, peserta juga diingatkan mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin (antenatal care), menjaga pola makan bergizi seimbang, mengonsumsi vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat selama masa kehamilan.
Melalui kegiatan edukasi ini, RSUD Sekarwangi berharap kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarga, semakin meningkat dalam mengenali tanda bahaya kehamilan. Dengan deteksi dini dan penanganan yang cepat, risiko komplikasi pada ibu maupun bayi dapat diminimalkan sehingga mendukung terwujudnya kehamilan yang sehat dan persalinan yang aman.

